Mari Membangun Ekosistem di Rumah

https://furnizing.com/files/img/1951f5c7b80c3abb056b28ef9c0819ba.jpg

Dalam memindahkan “hutan” ke rumah maka konsepnya adalah kita menciptakan ekosistem. Dimana intervensi kita hanya sebatas menjaga tersedianya makanan, namun interaksi antar mahluk hidup harus terbangun.

Misalnya kita akan mengembangkan sebuah tanaman dengan kolam, maka sebisa mungkin kita menciptakan kondisi dimana ikan dapat tumbuh dengan sehat, kemudian ada tanaman air. Meskipun aerasi tetap harus dimunculkan namun kita berusaha tidak menggunakan terlalu banyak peralatan yang membutuhkan penggunaan energi dan efford.

Ketika kita berusaha membentuk ekosistem, misalnya saat kita mulai mengsetting kolam maka yang terjadi akan ada ikan yang mati, tanaman air yang layu. Air menjadi keruh. Namun kita tidak perlu khawatir. Proses itu harus terjadi. Dengan berjalannya waktu maka air akan mulai  dipenuhi organisme yang menciptakan keseimbangan sehingga airnya menjadi berangsur-angsur jernih. Ikan yang bertahan akan memiliki daya adaptasi yang kuat sehingga nantinya jarang sakit. Demikian tanaman yang tersisa adalah yang cukup mampu bertahan.

Ekosistem terjadi ketika kotoran ikan menjadi bahan mentah yang diolah oleh mikrooraganisme di air, kemudian diserap oleh tanaman air yang merilis O2. Sementara itu keberadaan tanaman air dapat mencegah terjadi ledakan amoniak sehingga terhindar dari tumbuhnya alga.

Ketika kondisi ini terjadi maka Anda bisa menikmati keindahan perpaduan ikan, tanaman dan aliran air minim perawatan. Pasalnya sudah terjadi interaksi antar mahluk hidup yang ada. Ini adalah kondisi yang kita harapkan terjadi.

No comments:

Post a Comment